Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
· Kebijakan
dan praktik yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan aspek “orang”
atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi
perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan, dan penilaian.
· Rancangan
sistem formal dalam sebuah organisasi manusia secara efektif dan
efisien guna mencapai tujuan organisasi untuk memastikan penggunaan
bakat. (Mathis, Robert L; Jackson, John H.)
Mengapa manajer butuh system MSDM?
1. Agar mendapatkan
orang-orang yang terbaik
2. Agar dapat membuat
keputusan serta mengalokasikan SDM sesuai dengan bidangnya
3. Untuk bersama-sama
malakukan pekerjaan agar mencapai tujuan dalam organisasi
Tantangan Manajemen SDM
menurut Malthis, Robert L; Jackson, John H.
· Perubahan ekonomi dan teknologi perubahan sektor industri
· Ketersediaan dan kualitas angkatan kerja dibuthkan ketrampilan dan pelatihan
· Pertumbuhan angkatan kerja fleksibilitas pekerjaan
· Persoalan-persoalan demografi ukuran , struktur dan distribusi penduduk (gender, usia, pendidikan)
· Penyeimbangan pekerjaan/keluarga
· Penyusunan ulang organisasional dan merger/akuisisi
Diskusi tentang ketenagakerjaan di Indonesia saat ini dengan
kelompok
Hasil kesimpulan:
1.
Kelemahan tenaga kerja;
a. Kurangnya lap.pekerjaan
terutama bagi lulusan SD, SMP, SMA
b. Kurangnya pendidikan bagi
rakyat yang tidak mampu secara merata
c. Perbedaan gender
d. Perbedaan etnis budaya,
agama, dll yang secara nasional masih terjadi
2.
Peluang lain bagi tenaga kerja adalah berwirausaha yang juga membuka
lap. kerja
3.
Segala bentuk peristiwa yang behubungan dengan tenaga kerja
adalah individu masing-masing yang seharusnya lebih meningkatkan
kemampuan/skill sehingga menjadi pribadi yang siap kerja serta peran pemerintah
yang juga mendukung segala aspek penduduknya agar lebih merata dalam mendapat
pendidikan atau biaya pendidikan.
STRATEGI MSDM
Desain Organisasi Tradisional
·
Stuktur Sederhana: struktur dengan
departementalisasi rendah, rentang kendali luas, wewenang terpusat dan
formalisasi rendah.
·
Struktur Fungsional: struktur dengan
spesialisasi pekerjaan yang serupa tiap kelompok.
·
Struktur Divisional: struktur organisasi yang
terdiri atas unit atau divisi yang terpisah atau semi otonom.
Empat pilar Pengorganisasian:
1.
Pembagian/spesialisasi kerja
2.
Pembagian/departementalisasi kerja
3.
Penentuan relasi antar bagian dalam organisasi
4.
Penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktivitas antar
bagian dalam organisasi/koordinasi
Fungsi MSDM
a.
Perencanaan
Adalah perencanaan tenaga
kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan
dalam membantu mencapai tujuan. Program kepegawaian meliputi pengorganisasian,
pengarahan, pengendalian, pengembangan, dan pemeliharaan.
b.
Rekruitmen dan Seleksi
Melakukan perekrutan dan
seleksi tenaga kerja yang dibutuhkan. Departemen SDM melakukan penyaringan
dengan wawancara, tes dan menyelidiki latar belakang pelamar.
c.
Pelatihan dan Pengembangan
Peningkatan keterampilan
teknis, teoritis, konseptual dan moral keryawan melalui pendidikan dan
pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan saat ini dan masa mendatang.
d.
Keamanan dan Kesehatan
Perusahaan wajib melakukan
program keselamatan kerja untuk mengurangi kejadian yang tidak diinginkan dan
menciptakan kondisi yang sehat.
e.
Kompensasi dan
Kesejahteraan
Pemberian imbalan jasa,
uang/barang kepada karyawan oleh perusahaan dengan prinsip kompensasi adil dan
layak.
f.
Penilaian Kinerja
Penilaian oleh departemen
SDM yang biasanya dilakukan oleh beberapa atasan untuk mencegah subjektifitas
penilaian.
g.
Penelitian
Menganalisa masalah
individu dan perusahaan serta membuat perubahan yang sesuai.
h.
Hubungan Pekerja
Departemen SDM berperan
dalam melakukan negoisasi dan mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat
kerja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar