Minggu, 04 November 2012

pertemuan 6


Penilaian Kinerja
Proses mengukur prestasi kerja pegawai berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan,  dengan cara membandingkan sasaran dengan persyaratan deskripsi pekerjaan yang telah  ditetapkan (Utomo, Tri Widodo)
Tujuan & Manfaat
  • Performance Improvement : memungkinkan pegawai dan manajer untuk mengambil   tindakan yang berhubungan dengan peningkatan kinerja 
  • Compensation Adjustment: membantu pengambil  keputusan untuk menentukan siapa saja yg berhak  meneriman kenaikan gaji
  • Placement decision: Menentukan promosi, transfer, dan demosi
  • Training and Development needs: mengevaluasi k

Rabu, 17 Oktober 2012

pertemuan ke 5

Pelatihan dan Pengembangan


Orientasi adalah sebuah prosedur untuk pengenalan informasi dasar tentang sesuatu.

Ada 4 halorientasi dapat dikatakan sukses oleh karyawan baru, yaitu;
  •    Membuat mereka merasa senang dan nyaman
  •        Membantu mereka memahami organisasi
  •        Menjelaskan kepada mereka tentang pekerjaan dan kebiasaan seperti apa yang ada
  •        Membantu mereka dlm proses bersosialisasi, bertindak, dan melakukan beberapa hal lain

Wok unit Orientation:
·         Membiasakan karyawan baru dengan tujuan unit
·         Memperkenalkan karyawan dengan rekan kerjanya
·         Menjelaskan bagaimana pekerjaannya

pertemuan ke 4

rekrutmen dan seleksi


Definisi
Rekrutmen
• Proses pencarian atau mengundang calon‐calon tenaga
kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan
rencana dan kebutuhan organisasi di waktu tertentu,
untuk melamar kerja
Seleksi
• Proses memilih seseorang dari kelompok pelamar yang
paling cocok/mampu menduduki posisi tertentu dan
untuk organisasi.

Jenis Rekrutmen
– Rekrutmen Internal
• proses untuk mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang
dibutuhkan dengan mempertimbangkan tenaga kerja yang sudah
ada atau yang sudah dimiliki oleh perusahaan
– Rekrutmen Eksternal
• perusahaan mendapatkan tenaga kerja atau SDM yang akan
ditempatkan pada suatu jabatan tertentu dengan
memperolehnya dari luar perusahaan, atau seringkali dinamakan
sebagai outsourcing

Rekrutmen Internal
• Penataran/upgrading
• Pemindahan/mutasi
• Pengangkatan ( promosi )
• Penempatan pekerjaan
• Inventarisasi keahlian

Keuntungan Rekrutmen Internal
– Biaya relatif murah, karena tidak perlu proses seleksi
seperti rekrutmen external.
– Organisasi mengetahui pekerja yang memiliki
kemampuan untuk jabatan yang kosong.
– Pekerja memiliki motivasi yang tinggi krn mengetahui
kemungkinan peningkatan
– Pengembangan karier jelas
– Pekerja telah memahami secara baik kebijakan,
prosedur, ketentuan dan kebiasaan organisasi.

Kerugian Rekrutmen internal
• Tidak selalu memberikan perspektif baru
• Pekerja yang dipromosikan akrab dengan bawahannya
sehingga sulit menjalankan kewenangan dan kekuasaannya.

• Media: koran, jurnal perdagangan, radio, TV
• Badan penyalur tenaga kerja
 Pemerintah
 Swasta
Rekrutmen Eksternal
• Lembaga pendidikan: mahasiswa magang, iklan
kampus
• Organisasi karyawan
• Organisasi profesi
• Rekomendasi karyawan
• Open house/Job Fairs
• On line

Rekrutmen Eksternal
Keunggulan :
• Memiliki gagasan dan pendekatan baru
• Bekerja mulai dengan lembaran bersih dan memperhatikan
spesifikasi pengalaman
• Tingkat pengetahuan dan keahlian tidak tersedia dalam
perusahaan yang sekarang.
Kelemahan
• Moral dan komitmen karyawan rendah
• Periode penyesuaian yang relatif lama.

SELEKSI: Mengapa Penting?
– Kinerja organisasi selalu tergantung dari kenerja
dari orang‐orang yang ada di bawahnya
– Biaya merekrut dan mempekerjakan karyawan itu
mahal

MEMPEKERJAKAN KARYAWAN
• Perusahaan perlu meyakinkan orang yang telah dipilih,
dengan cara:
– Gaji
• Cara1: Buat perbandingan dgn perusahaan lain
(benchmarking)
• Cara2: Negosiasi
– RJP (Realistic Job Preview), informasi akurat mengenai
cakupan pekerjaan �� Jobdesc
– Sosialisasi

pertemuan ke 3

Manajer Lini dan Manajer Staf SDM
Manajer Lini:
        Manajer yang berwenang untuk mengarahkan pekerjaan bawahan dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan tugas organisasi.
Manajer Staf: manajer yang melakukan koordinasi di departemen lain yang terkait.

Pertemuan 2

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
·         Kebijakan dan praktik yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan aspek “orang” atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan, dan penilaian.
·         Rancangan sistem formal dalam sebuah organisasi manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi untuk memastikan penggunaan bakat. (Mathis, Robert L; Jackson, John H.)



Sabtu, 08 September 2012

Resume Manajemen Sumber Daya Manusia

PENGERTIAN DASAR MANAJEMEN

Manajemen adalah suatu proses mengelola mulai dari merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota-anggota organisasi dan
proses penggunaan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran (tujuan-tujuan) yang telah ditetapkan (Stoner & Wankel)

Manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari kegiatan merencanakan, mengorganisasikan,
menggerakkan sumber daya manusia dan sumber daya lain untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan (Terry, GR)
 
Manajemen (POAC) Planning-Organizating-Actuating-Controlling
Ø  Suatu proses mengelola mulai dari merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota-anggota organisasi dan proses penggunaan semua sumber daya organisasi.

Tujuan manajemen, antara lain:
1.       Untuk mencapai tujuan.
2.       Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan.
3.       Mencapai efisiensi dan efektivitas.

EFEKTIF  :  Melakukan sesuatu yang benar, dimana kemampuan untuk memilih sasaran yang tepat.
EFISIEN :  Melakukan sesuatu dengan benar.
 

Sumber daya terdiri dari:
·         Men
·         Money
·         Machine
·         Material
·         Method

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
·         Kebijakan dan praktik yang dibutuhkan seseorang untuk menjalankan aspek “orang” atau sumber daya manusia dari posisi seorang manajemen, meliputi perekrutan, penyaringan, pelatihan, pengimbalan, dan penilaian.
·         Rancangan sistem formal dalam sebuah organisasi umanusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan organisasi untuk memastikan penggunaan bakat. (Mathis, Robert L; Jackson, John H.)
 

Keberhasilan Suatu Organisasi dilihat dari:
-Mampu tidaknya manajer menjalankan fungsi manajemenya.
-Tersedianya tenaga opersional yang trampil sesuai dengan bidangnya.
-Tersedianya anggaran yang memadai.
-Tersedianya sarana dan prasarana kerja.
-Adanya mekanisme kerja yang sesuai.
-Iklim kerja yang positif.

Peran Manajemen Sumber Daya Manusia
-Strategis
  sebagai kontributor bisnis.
-Operasional
  Mengatur Aktivitas SDM.
-Penasihat Karyawan
 petugas moral
-Adminitratif
 fokus pada pekerjaan adminitratif.
 

Tantangan Manajemen SDM (menurut Malthis, Robert L; Jackson, John H.)
·         Perubahan ekonomi dan teknologi_perubahan sektor industri
·         Ketersediaan dan kualitas angkatan kerja_dibutuhkan ketrampilan dan pelatihan
·         Pertumbuhan angkatan kerja fleksibilitas pekerjaan
·         Persoalan-persoalan demografi_ukuran , struktur dan distribusi penduduk (gender, usia, pendidikan)
·         Penyeimbangan pekerjaan/keluarga
·         Penyusunan ulang organisasional dan merger/akuisisi